Pemilik Bugatti Veyron Tak Lagi Mampu Sesumbar

Pemilik Bugatti Veyron Tak Lagi Mampu Sesumbar

VIVA   – Ada beberapa alasan mengapa orang mengambil Bugatti Veyron . Pertama tentu karena harganya selangit, sehingga kaum kaya bisa memamerkan gaya hidup mereka yang serba-serbi glamor.

Ada juga yang memboyong kendaraan buatan Prancis tersebut, karena desainnya yang unik yang ikonik. Bugatti juga menyematkan banyak fitur canggih di dalamnya, untuk mengimbangi mesin 16 silinder 8. 000cc yang dipasang pada belakang.

Alasan belakang mungkin yang paling sering diungkapkan pemilik Veyron, yakni karena mobil tersebut bisa melesat seperti iblis dedemit. Bahkan, kendaraan ini dinobatkan jadi yang tercepat di dunia dalam kategori mobil produksi massal.

Tapi, saat ini para pemilik Veyron tidak bisa sesumbar lagi, sebab terlah hadir  SSC Tuatara. Kendaraan ini memboyong mesin lebih kecil dari Veyron, yakni 8 silinder 5. 900cc, tapi mampu menghasilkan tenaga bertambah dari 1. 750 daya pedati.

Baca serupa:   Muslihat Penjual Mobil Tanda Ini Jarang Diketahui Pembeli

13 tahun dengan lalu, SSC sempat memegang rekor tersebut dengan model Ultimate Aero. Namun, Bugatti kemudian melahirkan Veyron generasi yang lebih kencang.

Kini, dilansir VIVA Otomotif   dari  Carscoops , Minggu 25 Oktober 2020,   membuat tersebut resmi diambil kembali oleh perusahaan yang dulunya dikenal dengan nama Shelby tersebut.

Saat dikemudikan oleh pembalap Oliver Webb, SSC Tuatara mampu menembus kecepatan 508  kilometer per jam. Ia mengatakan bahwa mobil bisa lebih kencang lagi, tapi hambatan angin terlalu besar.